Lindungi Kesehatan Mental Keluarga di Tengah Pandemi Corona Virus (COVID-19)

Oleh: Rifatul Choiriyah, S.Pd

Pandemi virus corona tidak hanya mengancam kesehatan fisik, namun juga namun juga kesehatan mental individu. Tidak hanya rasa takut, efek psikologi yang ditimbulkan pun bisa berdampak serius. Merasa cemas dalam masa pandemi merupakan masalah yang normal. Banyak remaja yang mengira bahwa kecemasan adalah tanda dari gangguan mental, padahal kenyataanya, para psikolog sudah lama menyadari bahwa kecemasan adalah fungsi normal dan sehat yang bisa membuat kita lebih waspada terhadap ancaman. Jadi peran orang tua juga sangat dibutuhkan untuk tetap mengawasi pergaulan anaknya. Dengan perasaan cemas ini diharapkan remaja mampu mempraktikkan social distancing, sering cuci tangan, dan tidak menyentuh wajah, membawa hand santitazer dan selalu memakai masker. Sayangi keluargamu dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

Selain itu yang bisa dilakukan untuk menghadapi kecemasan pada remaja adalah membantu anak kita mencari distraksi atau pengalihan, mampu membedakan mana hal yang bisa kita kendalikan dan mana hal yang tidak bisa kita kendalikan, sehingga tidak ada remaja yang terjerumus (terjadi hal yang tidak diinginkan).

Pada masa ini, setiap anak akan memiliki cara yang berbeda untuk menghadapi hal seperti ini. Ada anak yang menyalurkan perasaan mereka dengan membuat karya seni, ada juga yang memilih berbicara dengan teman-teman mereka dan memanfaatkan kesedihan yang dirasakan bersama sebagai cara untuk merasa terhubung di tengah pandemi.

Peran orang tua juga sangat diperlukan, orang tua harus mampu memahami bagaimana cara menyeimbangkan antara perasaan mereka dan menemukan pengalihan yang bisa membuat anak merasa lega. Selain itu, orang tua juga harus mampu memberikan fakta yang ada, jika anak sebelumnya telah menerima informasi yang tidak akurat, mereka akan menggabungkan informasi yang baru didapat dari orang tua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!