MA Sains Roudlotul Qur’an Lamongan bersama Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Bahasa dan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Airlangga, menyelenggarakan kegiatan penguatan kompetensi guru melalui literasi digital dan pembelajaran kreatif berbasis komik pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di MA Sains Roudlotul Qur’an ini diawali dengan sambutan Ketua Yayasan Roudlotul Qur’an dan Sekretaris Program Studi, Salimah, M.Ed. Dalam sambutannya, Salimah menyampaikan terima kasih atas sambutan dan kesempatan yang diberikan sehingga tim pengabdian dapat hadir dan melaksanakan kegiatan bersama para guru. Sementara itu, Ketua Yayasan Roudlotul Qur’an menyampaikan apresiasi atas kesempatan kolaborasi ini serta memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelaksanaan kegiatan di MA Sains Roudlotul Qur’an.
Pelatihan menghadirkan dua sesi utama yang saling melengkapi. Sesi pertama bertajuk “Klik dengan Logika: Berpikir Kritis dan Literasi AI” mengajak guru memperkuat kemampuan mengevaluasi informasi digital, mengenali bias, membedakan fakta dan opini, serta memeriksa kredibilitas sumber sebelum mempercayai atau membagikan informasi. Peserta juga berlatih menggunakan kecerdasan buatan (AI) secara kritis melalui penyusunan prompt, deteksi halusinasi AI, dan pengujian argumen. Sesi kedua, “Bikin Komik, Bikin Paham! Strategi Penugasan Kreatif untuk Pembelajaran di MA”, memperkenalkan komik sebagai media sekaligus bentuk penugasan yang mendorong siswa memahami konsep, menyusun alur berpikir, dan mengomunikasikan pengetahuan melalui perpaduan teks dan gambar.
Melalui diskusi interaktif dan praktik terbimbing, para guru berlatih merancang tugas komik sederhana berbasis storyboard empat panel sesuai tujuan pembelajaran masing-masing mata pelajaran. Pelatihan ini menegaskan bahwa pembelajaran kreatif tidak semata-mata berorientasi pada keindahan gambar, tetapi pada ketepatan konsep, penalaran, kemampuan komunikasi, serta proses belajar yang dapat dipertanggungjawabkan, termasuk dalam penggunaan AI. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi guru MA Sains Roudlotul Qur’an untuk menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna, partisipatif, dan menyenangkan, sekaligus membentuk peserta didik yang kritis dalam menyaring informasi dan kreatif dalam mengomunikasikan pengetahuan.