KAMAL. Jum'at, 10 Juli 2026
SYETAN
API....
Menurut ilmu KIMIA....
Api adalah terjadinya PROSES REAKSI antara tiga komponen.... 1.Oksigen,... 2.Bahan Bakar,... 3.Energi/Qalor, (reaksi Yang bisa kita lihat berupa api)..
Jika salah satu komponen tidak ada maka tidak terjadi api......
prinsip ini di pakai oleh pemadam kebakaran ......
Pada saat memadamkan kebakaran....jika salah satu komponen dihilangkan......
Memadamkan api dengan cara... memberi PASIR/DEBU (memutuskan antara bahan bakar dg oksigen) atau dengan menyiramkan AIR (mendinginkan reaksi dengan mengurangi Energi Qalor)
Menurut ilmu BIOLOGI
Semua makluk hidup ...memerlukan 1.Oksigen(melalui nafas), 2.Bahan Bakar (berupa makanan) dan 3.Energi/Qalor (bergerak).
Sehingga di dalam diri makluk hidup(misalnya manusia) juga terdapat reaksi yang menyebabkan hidupnya API yg dinamakan PROSES PEMBAKARAN
Menurut ilmu AGAMA
API adalah identik dengan SYETAN (SIFAT/PERILAKU BURUK)
Di dalam diri manusia terdapat API ...
sehingga di dalam diri manusia ada SYETAN atau perilaku buruk.
Api di dalam diri manusia tidak bisa dipadamkan
....akan tetapi HANYA bisa dikecilkan sehingga api/syetan bisa kita kendalikan.....
Dengan cara mengecilkan/ Bahan Bakar/mengurangi makan (bepuasa).
Dengan cara mengecilkan energi kalor/bergerak (meditasi, dzikir, qolwat, )
Dengan cara mengatur pernafasan agar oksigenya stabil....
Ditambah cara wajib 5Xsehari mengecilkan api dalam diri manusia (menurunkan energi qalor/panas ) dengan menyiram air (BERWUDLU) jika tidak ada air maka dengan pasir/debu (TAYAMUM).
Diharapkan API/SYETAN di dalam diri manusia bisa mengecil dan PERILAKU hawa nafsu manusia bisa DIKENDALIKAN......
SYETAN =SIFAT/PERILAKU (buruk)
yang melekat pada makhluk hidup/ manusia tanpa mengenal status
Kamal, Jum'at, 17 Juli 2026.
EMULGATOR/PENGEMULSI
EMULSI adalah dua zat cair yang tidak dapat menyatu (air di bawah dan minyak di atas).....karena sifat AIR adalah POLAR (dapat menghantarkan listrik) dan sifat MINYAK adalah NON POLAR(tidak dapat menghantarkan listrik)...
Agar kedua zat tersebut dapat memyatu.....maka diperlukan zat EMULGATOR/PENGEMULSI.....yaitu SABUN karena sabun mempunyai sifat polar dan nonpolar ...(misalnya proses mencuci piring berminyak).
Analogi.......
Ketika kita berkumpul bermasyarakat, kadang ada yg tidak bisa menyatu, maka perlu seorang pemimpin yang mempunyai sifat pengemulsi/sebagai emulgator, seorang yang mempunyai ilmu loby, untuk menyatukan perbedaan......🙏🙏🙏
Ada pertanyaan.....
Zat apakah Api itu....?
(Padat, cair, gas..?)
Kebanyakan dijawab bahwa api terbuat dari gas,
Namun sifat gas adalah dapat ditempatkan dalam wadah...
sedangkan api kalau ditempatkan dalam wadah akan padam,,,
Jadi API adalah BUKAN ZAT tetapi SIFAT..
(Penjelasan tentang Api pada 17Juli 2026).
Kalau JIN terbuat dari gas, karena bisa ditempatkan dalam wadah......
Karena JIN terbuat dari gas maka makananya berupa gas/bau..... dimana ada bau....disitu ada jin,
Allah menciptakan Jin dan manusia untuk beribadah
Bau yang wangi (biasanya di mushola, masjid, dll.) menandakan keberadaan jin yang beribadah...
Sedangkan bau yang busuk, anyir, (biasanya di wc, got, tempat yg kotor, lembab) menandakan keberadaan jin yang tidak beribadah...
seperti cerita tentang pocong, kuntil anak, banaspati, dll ....itu semuanya merupakan jin yg tidak beribadah (bukan syetan)
Jin yang jahat sama dengan iblis
Saran dari Nabi MUHAMMAD SAW agar berperilaku bersih, memakai wangi wangian, agar yang bisa mengikuti HANYA jin yang beribadah saja...(bukan sebaliknya)
Manusia tebuat dari zat padat, cair, dan gas...
Makanannya juga berupa zat padat, cair, dan gas,
Karena sebagian tubuh manusia terdapat dari gas, maka berpotensi keberadaan Jin dalam diri manusia yang selalu siap membisikan ke dalam hati manusia, baik bisikan jin yg berasal dari dalam dirinya sendiri atau bisikan jin yang berasal dari orang lain. (bukan bisikan syetan)